Langkah dan Tips Mengajari Anak Anda Menulis – Menulis merupakan salah satu kemampuan motorik halus yang perlu spaceman dikuasai oleh anak. Dengan menulis, seorang anak dapat mengungkapkan isi pikiran dan emosinya di atas kertas. Kemampuan dasar menulis harus diajarkan sejak dini sebelum anak memasuki usia sekolah.

Sayangnya, banyak orangtua yang mengalami kendala saat mengajarkan anak menulis. Seperti anak yang pura pura mengantuk, tantrum, serta tidak bisa fokus. Untuk menghadapi hal ini, terdapat 10 tips yang bisa Ayah Bunda terapkan saat mengajarkan anak menulis.

Berikan Contoh Sederhana

Tidak semua anak mempunyai kepercayaan diri untuk mencoba menulis pertama kali. Mereka bisa saja merasa gugup atau takut dimarahi. Cobalah untuk memberinya contoh cara menulis, mulai dari mengenggam pensil, kemudian membentuk huruf di atas kertas. Agar anak cepat mengingat huruf, Ayah dan Bunda bisa menganggap huruf layaknya benda-benda di sekitar. Misalnya, huruf “c” menyerupai bulan sabit, huruf “o” menyerupai lingkaran, huruf “j” seperti gagang payung, dan lain sebagainya.

Belajar Mengenggam

Di era digital seperti sekarang, anak terbiasa mengetik di tablet atau laptop. Akibatnya, anak lebih terampil mengetik dibandingkan menulis. Hal ini bisa menyebabkan kemampuan menggenggam mereka tidak terlatih dengan baik.

Meskipun mengetik slot bet 100 juga menghasilkan tulisan, kemampuan menulis tangan tetap harus dilatih karena berhubungan dengan motorik. Saat masuk ke sekolah nanti, banyak tugas yang mengharuskan anak untuk menulis dengan pulpen atau pensil.

Menulis Suku Kata

Setelah anak-anak bisa menulis huruf tunggal, saatnya Anda beralih mengajarkan suku kata. Ajarkan kata yang familiar dan sering digunakan, seperti “ka-ki“, “bu-ku,” “me-ja,” dan sebagainya. Hindari penggunaan lebih dari 3 suku kata agar anak tidak kebingungan.

Menulis Kalimat Sederhana

Bila mereka sudah mampu merangkai huruf menjadi sebuah kata, saatnya Anda mengajak mereka untuk membuat kalimat sederhana. Usahakan dalam 1 kalimat terdiri dari 3 kata sebagai Subjek, Predikat, dan Objek. Hal ini membantu mereka untuk menyuarakan isi pikiran sekaligus memahami makna sebuah tulisan.

Menulis Bebas

Saat mengajarkan anak menulis, Anda tidak boleh berekspektasi terlalu tinggi. Selain itu, jangan berikan target berapa hari anak harus menguasai cara menulis. Biarkan mereka untuk berkembang secara alami.

Saat pertama belajar, biarkan anak menulis dengan bebas. Mungkin anak-anak akan membuat garis tak beraturan. Nah, hal ini tidak perlu Anda risaukan. Berikan ruang untuk mereka mengeksplor apa yang ingin ditulis, seperti nama keluarga atau nama hewan peliharaan.

Metode Trace the Dot

Trace the dot adalah cara menulis dengan menebalkan tanda titik-titik atau garis-garis samar yang membentuk pola huruf, angka, atau bentuk tertentu. Anda bisa membuat pola sendiri secara manual yang menggambarkan huruf kapital, huruf kecil, serta angka.

Buatlah pola titik-titik dengan menggunakan pensil, dan minta anak untuk menebalkan atau menyambung setiap titik sampai terlihat sebagai sebuah abjad. Selain membuat pola secara manual, Anda bisa juga mendapatkannya dari buku atau mencetak font sejenis melalui internet.